Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Tampilkan postingan dengan label nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nasional. Tampilkan semua postingan

Jepang Telah Berhasil Membuat Makanan dari Kotoran (Tinja) Manusia?

Written By Admin on Selasa, 04 Juni 2013 | 07.49


Mitsuyuki Ikeda, ilmuwan asal Okayama Laboratory yakin bahwa banyak protein bagus di dalam kotoran manusia yang bisa dimanfaatkan. Untuk itu, ia mencari cara untuk mengekstraknya, mencampurnya dengan saus steak, dan berhasil membuat kotoran (tai) itu menjadi makanan.

Orang mungkin bertanya-tanya apa alasannya melakukan hal itu. Tetapi ternyata, alasan utamanya adalah permintaan dari pemerintah Tokyo sendiri.

Sebagai informasi, Tokyo saat ini kewalahan dengan lumpur selokan bawah tanah, dan satu-satunya cara untuk mengatasinya selain dengan membuang ke laut adalah dengan memakan ‘kotoran-kotoran’ tersebut.

Saat diteliti, Ikeda mendapati bahwa lumpur itu penuh dengan protein karena banyaknya konten bakteria di sana. Setelah dikombinasikan dengan peningkat reaksi dan menempatkannya di mesin ajaib yang disebut ‘exploder’, akhirnya steak buatan berhasil dibuat.

Lumpur kotoran itu mengandung 63 persen protein, 25 persen karbohidrat, 3 persen vitamin yang larut dalam lemak, serta 9 persen mineral. Adapun steak buatan yang dihasilkan pun warnanya juga merah, jadi konsumen tidak akan mengetahui bahwa yang akan ia makan merupakan tinja olahan.

“Dari uji pertama, orang-orang yang sudah mencobanya menyebutkan, rasanya seperti daging sapi,” sebut Ikeda, seperti dikutip dari Digital Trends.

Menurut Ikeda dan rekan-rekannya, cara ini merupakan solusi sempurna untuk mengurangi jumlah limbah dan emisi dari perut. Namun sayangnya, masih ada kekurangan dari solusi yang ditawarkan Ikeda. Biaya untuk memproduksi ‘Daging’ buatan itu 10 sampai 20 kali lebih mahal dibandingkan dengan harga daging sapi sungguhan.

sumber: vivanews.com
07.49 | 0 komentar

Sungguh Biadab! Sup Dari Janin Bayi Manusia

Written By Admin on Kamis, 23 Mei 2013 | 07.07


Cerita ini ditulis oleh seorang wartawan di Taiwan sehubungan dengan gosip mengenai makanan penambah kekuatan dan stamina yang dibuat darisari/kaldu janin manusia. ‘Healthy Soup’ (red: sup janin bayi manusia) yang dipercaya dapat menambah stamina dan keperkasaan pria terbuat dari janin bayi manusia berumur 6 -8 bulan dapat dibeli perporsi seharga 3000-4000 RMB (mata uang setempat).

Salah seorang pengusaha pemilik pabrik di daerah TongWan, Taiwan mengaku sebagai pengkonsumsi tetap ‘Healthy Soup’. Sebagai hasilnya, pria berusia 62 tahun menjelaskan khasiat Healthy Soup’ini mempertahankan kemampuannya untuk dapat berhubungan seks beberapa kali dalam semalam.

Penulis diajak oleh pengusaha tersebut di atas ke salah satu restoran yang menyediakan ‘Healthy Soup’ di kota Fu San – Canton dan diperkenalkan kepada juru masak restoran tersebut. Kata sandi untuk ‘Healthy Soup’ adalah BAIKUT. Juru masak restoran menyatakan jenis makanan tersebut tidak mudah di dapat karena mereka tidak tersedia ‘ready stock’. Ditambahkan pula bahwa makanan tersebut harus disajikan secara fresh, bukan frozen.


Tetapi kalau berminat, mereka menyediakan ari-ari bayi (plasenta) yang dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual dan juga obat awet muda. Juru masak restoran tersebut mengatakan jika memang menginginkan Healthy Soup’, dia menganjurkan untuk datang ke sebuah desa di luar kota dimana ada sepasang suami istri, yang istrinya sedang mengandung 8 bulan.

Diceritakan pula bahwa si istri sebelumnya sudah pernah mengandung 2 kali, tetapi kedua anaknya lahir dengan jenis kelamin perempuan. Jika kali ini lahir perempuan lagi, maka ‘Healthy Soup’ dapat didapat dengan waktu dekat.


Cara pembuatan ‘Healthy Soup’ sendiri, seperti yang diceritakan oleh jurnalis yang meliput kisah ini adalah sebagai berikut: Janin yang berumur beberapa bulan, ditambah Pachan, Tongseng, Tongkui, Keichi, Jahe, daging ayam dan Baikut, di tim selama 8 jam, setelah itu dimasak selayaknya memasak sup.

Beberapa hari kemudian seorang sumber menghubungi penulis untuk meberitahukan bahwa di Thaisan ada restoran yang sudah mempunyai stok untuk’Healthy Soup’. Bersama sang pengusaha, penulis dan fotografer pergi ke restoran di Thaisan untuk bertemu dengan juru masak restoran tersebut yang tanpa membuang waktu langsung mengajak rombongan untuk tour ke dapur.

Diatas papan potong tampak janin tak bernyawa itu tidak lebih besar dari seekor kucing. Sang juru masak menjelaskan bahwa janin tersebut baru berusia 5 bulan. Tidak dijelaskan berapa harga belinya, yang pasti itu tergantung besar-kecil, hidup-mati janin tersebut dan sebagainya (Masya Allah!!!).

Kali ini, harga per porsi ‘Healthy Soup’ 3,500 RMB karena stok sedang sulit untuk didapat. Sambil mempersiapkan pesanan kami, dengan terbuka juru masak tersebut menerangkan bahwa janin yang keguguran atau di gugurkan, biasanya mati, dapat dibeli hanya dengan beberapa ratus RMB saja, sedang kalau dekat tanggal kelahiran dan masih hidup, bisa semahal 2.000RMB.

Urusan bayi itu diserahkan ke restoran dalam keadaan hidup atau mati, tidak ada yg mengetahui. Setelah selesai, ‘Healthy Soup’ disajikan panas di atas meja, penulis dan fotografer tidak bernyali untuk ikut mencicipi, setelah kunjungan di dapur, sudah kehilangan semua selera makan, maka cepat-cepat meninggalkan mereka dengan alasan tidak enak badan.

Menurut beberapa sumber, janin yang dikonsumsi semua adalah janin bayi perempuan. Apakah ini merupakan akibat kebijaksanaan pemerintah China untuk mewajibkan satu anak dalam satu keluarga yg berlaku sampai sekarang, atau hanya karena kegemaran orang akan makanan sehat sudah mencapai suatu kondisi yang sangat biadab.



Catatan:
Harap teruskan cerita ini kepada setiap orang demi menghindari penyebarluasan kebiasaan yang tak berperikemanusiaan tersebut. Sebagai manusia beragama dan berpikiran sehat, kita berkewajiban untuk menghentikan tindakan kanibalisme dalam bentuk dan alasan apapun. Bangsa manusia adalah bangsa yang derajatnya paling tinggi dari mahluk apapun di bumi ini, dan tindakan tersebut adalah tindakan yang sesungguhnya bukan berasal dari pemikiran manusia waras.
07.07 | 0 komentar

Fakta Unik di Balik Nomor KTP Anda

Written By Admin on Jumat, 19 April 2013 | 06.30


Bagi anda yang telah berumur 17 tahun atau lebih pasti anda telah memiliki atau paling tidak telah mengetahui apa itu KTP (Kartu Tanda Penduduk). Tapi mungkin kebanyakan dari anda belum mengetahui kalau hanya dari nomor yang terdapat di KTP anda, dapat menunjukkan dengan pasti dimana anda tinggal, jenis kelamin anda dan tanggal lahir anda. Sekali lagi saya tekankan hanya dari nomor saja tanpa melihat keterangan lain yang terdapat pada KTP anda.

KTP
Nomor KTP, disadari ataupun tidak, merupakan nomor yang begitu penting bagi warga Indonesia. Mungkin nomor KTP anda lebih penting bila dibandingkan nomor rekening bank anda. Tiap ada formulir yang mesti diisi oleh masyasarat, biasanya ada kotak tempat pengisian nomor KTP, entah itu formulir untuk penggantian kartu ATM, membuka rekening bank, membuat SIM ataupun formulir yang lain. Singkatnya, nomor KTP sangat penting bagi kita semua sebagai warga Negara Indonesia.

Nomor KTP yang kita miliki mempunyai 16 digit bilangan yang tersusun sebagai berikut:
PPKKCC.HHBBTT.RRRR
Keterangan Nomor KTP:
  • PP adalah nomor kode Provinsi tempat dimana diterbitkannya KTP.
  • KK adalah nomor kode Kabupaten/Kota tempat dimana diterbitkannya KTP.
  • CC adalah nomor kode Kecamatan tempat dimana diterbitkannya KTP.
  • HH adalah tanggal hari lahir dari pemilik KTP.
  • BB adalah bulan lahir dari pemilik KTP.
  • TT adalah tahun lahir dari pemilik KTP.
  • RRRR adalah nomor registrasi yang tertera saat pengajuan pembuatan KTP (Register Number).

Nomer kode wilayah baik Provinsi, Kabupaten/Kota dan Kecamatan, masing-masing diambil dari nomer kode wilayah yang berdasarkan sistem klasifikasi dari Badan Pusat Statistik (BPS). Jadi misalkan, bila anda mengajukan permohonan pembuatan KTP di kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Maka 6 digit pertama pada nomor KTP anda adalah 317302. Dimana angka 31 menunjukkan kode wilayah Provinsi D.K.I. Jakarta, selanjutnya angka 73 menunjukkan kode wilayah Kota Jakarta Pusat dan angka 02 menunjukkan kode wilayah Kecamatan Menteng.

6 digit selanjutnya yang bertanda HHBBTT adalah tanggal, bulan dan tahun lahir dari pemegang KTP. Untuk 2 digit HH yang menunjukkan tanggal kelahiran terdapat sedikit perlakuan khusus. Dimana bila pemegang KTP adalah wanita maka tanggal lahirnya akan ditambahkan dengan 40. Alasan ditambahkan angka 40 adalah agar memberi perbedaan yang jelas. Dengan jumlah hari dalam satu bulan yang maksimal berjumlah 31, maka diambil bilangan yang lebih besar dari itu untuk memberikan perbedaan yang jelas. Misalkan jika ditambah dengan angka 20, seorang perempuan yang lahir di tanggal 5 jika ditambahkan 20 akan menjadi 25 yang akan rancu dengan seorang laki-laki yang lahir pada tanggal 25.

Sedangkan angka yang diambil untuk bagian TT adalah 2 digit terakhir dari tahun kelahiran pemegang KTP. Jadi bila pemegang KTP lahir pada 17 Agustus 1975 maka enam digit HHBBTT akan tertulis dengan angka 170875 bila ia laki-laki dan 570875 bila ia seorang perempuan.

4 digit terakhir bertanda RRRR adalah nomor registrasi. Ini adalah nomor yang tertera saat pengajuan pembuatan KTP. Nomor inilah yang menjaga agar tidak ada 2 orang yang yang tinggal di daerah yang sama serta memiliki jenis kelamin dan tanggal lahir yang sama mempunyai nomor KTP yang sama. Jadi kalau misalnya setelah si A terdaftar, ternyata ada orang lain lagi di Kecamatan tersebut yang ternyata mempunyai tanggal, bulan dan tahun yang sama persis dengan si A dan berjenis kelamin yang sama pula maka dia akan mempunyai nomor registrasi yang berbeda untuk membedakannya dengan si A.

anehuniktapinyata'
06.30 | 0 komentar

Biaya Denda Tilang Pengendara Sepeda Motor

Written By Admin on Kamis, 07 Maret 2013 | 07.01


Ditilang polisi merupakan momok bagi pengendara sepeda motor. Masalah tilang bervariasi, dari besarnya denda tilang yang tidak sama, pilihan damai atau tidak, minta slip merah atau biru, hingga berapa lama mengurus tilang di persidangan. Kali ini saya share saja biaya resmi denda tilang yang harus dibayar oleh pengendara motor yang melanggar.

Biaya Denda Tilang Sepeda Motor
Biaya tilang ini sifatnya maksimal dan bisa lebih rendah nilainya saat persidangan sesuai berat-ringannya pelanggaran. Denda ini setahu saya untuk pengguna kendaraan roda dua/sepeda motor. Bukan untuk pengguna mobil.


Intinya adalah kita harus mematuhi aturan dan keselamatan berkendara. Bukan malah menyiapkan uang untuk denda tilang karena kecerobohan atau kebodohan kita dalam berlalu-lintas.

Semoga kita bisa menjaga diri masing-masing dalam berkendara, tidak melanggar peraturan, dan tidak perlu deg-degan sepanjang jalan karena takut ditilang. Keep Safety Riding!!

rony wijaya_
07.01 | 0 komentar

Perbedaan Antara Batik Jogja dan Batik Solo

Written By Admin on Rabu, 29 Agustus 2012 | 08.41


Dari timur ke barat, utara ke selatan, hampir semua daerah di pulau Jawa memiliki batik khas tersendiri. Corak, warna dan motif batik adalah penggambaran kehidupan masyarakat di daerah penghasil.

Jadi ketika kita berbicara batik Jogja dan Solo, maka kita akan bicara sedikit sejarah kerajaan Mataram Islam — sebuah buntut dari kedigdayaan kerajaan Nusantara yang begitu berjaya pada masanya.

Melalui proses yang sangat pelik dan melibatkan ratusan kali pemberontakan, akhirnya kerajaaan Mataram Islam dipecah menjadi dua melalui perjanjian Giyanti pada 13 Februari 1755. Perjanjian yang sedikit banyak melibatkan campur tangan VOC ini membagi wilayah Mataram Islam menjadi Kasunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta.

Pakubuwono III menjadi Raja Surakarta, sementara Pangeran Mangkubumi menjadi Raja Yogya dengan gelar Sri Sultan Hamengkubuwono I.

Pemisahan wilayah ini kemudian membuat berbagai macam perubahan dalam budaya. Surakarta, yang merupakan awal dari kerajaan Mataram Islam, mempertahankan semua jenis kebudayaan yang mereka miliki. Mulai dari ritual, tarian sampai ke batiknya.

Sedangkan Kesultanan Yogyakarta cenderung membuat berbagai macam tradisi baru, namun tetap berakar pada tradisi kerajaan Mataram Islam. Termasuk juga kain batiknya.

Apabila sedikit disimpulkan, budaya Kasunanan Surakarta lebih konvensional dibandingkan Kesultanan Ngayogyakarto Hadiningrat yang cenderung lebih progresif.

Contohnya, tarian di Kesultanan Ngayogyakarto Hadiningrat dibawakan dengan lebih dinamis, dengan posisi berdiri yang lebih tegak dibandingkan Kasunanan Surakarta.

Udan Liri Yogya (kiri) dan Truntum Solo (kanan).Untuk batiknya, Sultan Hamengkubuwono I dari Yogya, memilih latar putih sebagai warna dasar. Sedangkan Susuhunan Pakubuwono III dari Kasunanan Surakarta/ Solo tetap memilih latar sogan dan cenderung gelap untuk kain batiknya.

Ini adalah hal paling mendasar yang membedakan batik Yogya dan Solo.

Warna sogan atau kuning coklat keemasan tetap menjadi warna khas kedua batik ini. Beberapa perbedaan juga terlihat dari segi perajin batik Yogya dan Solo dalam memprodo batik mereka.

Pada gaya Solo, yang dibubuhi prodo hanyalah garis luar (outline) corak dan sebagian isen-isennya. Sedangkan gaya Yogya, hampir seluruh corak dan isennya dilapisi prodo. Kesan yang ditampilkan pada prodo gaya Solo adalah lebih tenang dan anggun, sedangkan pada gaya Yogya lebih gagah dan menonjol.

Keduanya sama-sama indah. Batik, merupakan karya seni yang mewakili jiwa. Begitu juga dengan pemakainya. Semua dikembalikan kepada preferensi pemakainya. Tergantung selera.

yahoo'

08.41 | 0 komentar

Lebaran Berbeda, Masihkah Kita Berpuasa...

Written By Admin on Sabtu, 28 Juli 2012 | 08.18

Kalau lebaran berbeda, masihkah kita harus puasa di saat orang lain sudah lebaran?


Pertanyaan ini memang patut dikemukakan terlebih beberapa tahun ini di Indonesia sering terjadi perbedaan penanggalan 1 Syawal antara pemerintah dengan beberapa ormas Islam.

Siapa orang yang tidak mendambakan kesamaan dan kekompakan dalam menjalankan ibadah shaum, khususnya dalam memulai shaum tersebut atau saat Idul Fitri tiba. Tetapi telah sama-sama kita sadari bahwa ternyata dalam penentuan awal Ramadan atau Idul Fitri sampai saat ini masih terjadi perbedaan. Semestinya, kita mafhum jika perbedaan merupakan sunnatullah.


Oleh karenanya, janganlah sampai perbedaan tersebut membawa bencana. Justru jadikan semua itu aksesori yang menghiasi kehidupan bersama dalam bingkai ukhuwah Islamiah (persaudaraan dalam Islam). Tinggal bagaimana kita mewujudkannya dalam kedewasaan berpikir dan bertindak.

Allah SWT mengingatkan di dalam Alquran, “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya; sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati; semua itu akan diminta pertanggungjawabannya.” (Q.S. Al-Israa:36)

Dalam menghadapi perbedaan pendapat, langkah pertama yang harus ditempuh berdasarkan ayat tersebut adalah memperkaya diri dengan pengetahuan, khususnya seputar penentuan awal bulan Ramadan dan Syawal sesuai kemampuan. Setelah itu, tanamkan kedewasaan untuk menyikapi perbedaan, sejauh perbedaan itu sama-sama memiliki dasar yang kuat. Terakhir, yakinilah yang menjadi pandangan kita dan jangan ada sedikit pun keraguan atas keputusan yang telah diambil.

Kalau kita ragu apakah sudah masuk tanggal 1 Syawal (Idul Fitri) atau belum, maka sebaiknya kita membatalkan puasa karena diharamkan untuk berpuasa pada hari yang meragukan.

Ammar bin Yasir R.A. berkata, “Siapa yang berpuasa pada hari yang meragukan, maka sungguh telah durhaka” (HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Nasai).

Kalau orang lain sudah berlebaran sementara kita yakin bahwa hari itu belum waktunya lebaran, kita yakin bahwa lebaran itu besok sesuai penanggalan yang kita yakini benar, maka kita harus meneruskan puasa karena kita tidak termasuk orang yang ragu.

Tetapi kalau ragu, maka sebaiknya kita membatalkan puasa seperti dijelaskan dalam hadis di atas.

Kesimpulannya, kita harus tetap berpuasa kalau kita yakin belum lebaran walaupun orang lain sudah berlebaran.

yahoo'
08.18 | 0 komentar

Haruskah Memberi Sedekah..?

Written By Admin on Jumat, 15 Juni 2012 | 08.12



Sebuah pengalaman mengubah cara pandang saya terhadap para pengemis yang meminta-minta di lampu merah.

Para pengemis dan pengamen yang menghampiri kendaraan yang tengah berhenti di lampu merah adalah pemandangan sehari-hari yang bisa dijumpai di kota-kota besar, termasuk Jakarta.

Tak hanya penyandang cacat, sekarang banyak anak kecil, ibu-ibu, bahkan anak remaja yang menjadi peminta-minta. Sering saya merasa tersentuh dan akhirnya memberikan sedikit uang yang saya miliki.

(Apalagi saya banyak mendengar ajaran agama yang mengatakan bahwa kita harus memberikan kepada orang-orang yang membutuhkan bantuan.)

Tetapi beberapa hari yang lalu, sepulang saya beribadah, saya berada di sebuah lampu merah di daerah Sawah Besar, Jakarta Barat. Saya melihat seorang anak lelaki berumur sekitar 9-10 tahun sedang meminta-minta.

Pengemudi mobil di depan saya memberikan uang dalam jumlah yang cukup besar. Uang kertas yang berwarna merah. Dengan lima angka 0.

Seketika setelah mendapat uang, anak itu mendekati remaja lain yang lebih tua. Ia menyerahkan uang kertas merah itu kepada remaja yang memakai celana jins dan kaos oblong dan nampak seperti preman itu.

Tak berapa lama, remaja itu mengeluarkan sekaleng lem Aica Aibon, mengoleskannya pada selembar handuk, dan menyerahkannya kepada si anak lelaki. Lalu anak tersebut duduk di dekat pot, sambil menghirup handuk tersebut sampai teler.


Saya cukup terkejut dan berpikir. Tidak akan pernah lagi saya memberi sedekah kepada anak-anak kecil tersebut. Saya tidak mau lagi sedekah saya disalahgunakan.

Saya pernah mendengar sebuah teori yang diungkapkan oleh seorang dosen di kampus saya. Ia berkata, memberikan uang kepada anak kecil yang meminta-minta akan membuatnya terbiasa menjadi pengemis dan membentuk mentalitas yang buruk.

Hal ini tentu saja tidak baik karena akan membuat mereka memilih jalan yang jauh lebih mudah untuk mendapatkan uang, tanpa harus bekerja. Dan dalam jangka panjang, memberi sedekah terbukti tidak akan mengurangi jumlah pengemis di jalanan.

Kalau menurut Anda, bagaimana?



yahoo.com'
08.12 | 0 komentar

Waspadai Cara Curang di SPBU

Written By Admin on Rabu, 25 April 2012 | 01.39



SPBU (POM Bensin) Nakal. Kalau kita bepergian untuk liburan atau rutinitas sehari hari mengendarai kendaraan pribadi seperti mobil atau motor. Mesti kita selalu mampir ke SPBU atau POM bensin untuk mengisi bahan bakar premiun,pertamax atau solar.Pernahkah kita merasa kalau bensin yang kita bayar isinya kurang dari semestinya...? Kalau iya, ikuti cara mengenali atau mendeteksi SPBU curang dari situs tips  berikut ini.

Kalau mampir di SPBU, waktu tutup tangki bensin kita buka, biasanya karyawan yang berseragam warna laut atau merah, atau apalah suka suka dia itu mempersilahkan kita untuk melihat digit counter (angka penghitung) yang ada di mesin penghitung pom. Dan kemudian mereka memasukan heandel selang kedalam lubang tangki kendaraan kita.

Waktu mereka menyuruh melihat angka NOL pada mesin penghitung tersebut, Anda jangan seperti orang bego memelototi angka tersebut. karena mereka sedang memperdaya kita dengan cara mengalihkan perhatian kita dari gerakan tangan nakal mereka pada heandel selang yang kira kira bisa panjangnya 3 atau 4 meter tersebut. Kemudian apa yang mereka lakukan kok bensin kita berkurang..?


Kenali SPBU Nakal
Sebenarnya,waktu kita disuruh memperhatikan penghitung angka, tangan mereka memainkan panel heandel dengan cara buka tutup katup selang tersebut. Caranya dengan ditekan dilepas panel katup selang yang biasanya terdengar suara seperti desis ban kempes. Kenapa mereka melakukan itu..?? Karena dengan menutup dan membuka katup heandel tersebut. sebenarnya Angka penghitung yang kita perhatikan tetap jalan, walau seperti tersendat. tapi bensin yang keluar jadi kurang dari yang seharusnya dari SPBU nakal tersebut,


Tegur SPBU Nakal
Apa bila anda mengisi bensin dan melihat tangan pegawai SPBU itu terus memegang heandel, perhatikan meraka. Kalau tangan mereka bergerak gerak seperti anak kecil memainkan pistol air, itu dipastikan mereka sedang melakukan praktek penipuan bensin, Karena seharusnya begitu heandel selang dimasukan dalam lubang tangki bensin (untuk mobil) kalau kita order 48 liter misalnya. penghitung otomatis itu akan berhenti sendiri di angka 48 liter tersebut. Jadi maksut saya tidak harus dipegang,sistem itu sudah berjalan sendiri, jadi tugas mereka hanya memasukan heandel kelubang tangki dan meminta uang bayaran. Maka kalau anda melihat hal tersebut. tegur mereka dengan tegas. " Mas atau Bang atau Pak. heandel jangan dimainin kayak pistol air gitu." dijamin mereka ngerti dan mukanya merah menahan malu. karena hal tersebut sudah dipraktekan situs tips wisata murah waktu isi bensin dan merasa dibohongi, ketika beda hari balik lagi, ternyata cara kerja menipu mereka seperti yang tertuang diatas tersebut..


Dan biasanya pelaku curang tersebut dilakukan oleh pegawai pria, Maka harap diperhatikan kalau anda sedang bepergian dan lagi mampir di SPBU dimana saja anda berada. Semoga bermanfaat.

berbagai sumber'
01.39 | 0 komentar

Pertamax Lebih Murah dari Premium?

Written By Admin on Rabu, 04 April 2012 | 07.49


Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) menyesalkan harga BBM bersubsidi batal naik menjadi Rp 6.000. Padahal kalau itu terjadi selain mengurangi beban negara penggunaan BBM non subsidi (Pertamax) akan jauh lebih murah dibandingkan BBM premium.

"Ini kalau Premium Rp 6.000 per liter, sesungguhnya lebih murah dan lebih baik jika pakai Pertamax yang saat ini harganya Rp 10.200 per liter," kata Anggota Komite BPH Migas, Qoyum Tjandranegara yang dihubungi detikFinance, Selasa (3/4/2012).

Kenapa bisa lebih murah? Qoyum mengilustrasikan sepeda motor yang memakai 1 liter Pertamax jarak tempuhnya bisa sampai 10 kilometer, tetapi kalau pakai premium harus pakai 2 liter untuk menempuh jarak tersebut.

"Jadi kalau harus 2 liter kali Rp 6.000 (kalau BBM naik) sama dengan Rp 12.000, sementara 1 liter Pertamax hanya Rp 10.000-an," ujarnya.

Namun sayangnya, rencana kenaikan harga BBM tersebut batal, seadainya kenaikan BBM terjadi, dirinya yakin konsumsi BBM bersubsidi dapat ditekan, dan anggran pemerintah tidak terlalu berat dalam mensubsidi BBM.

"Sedangkan bagi kendaraan sendiri makin baik, dengan RON 92 tentunya tarikan mesin tambah bagus, dan banyak lagi manfaatnya," ungkapnya.

"Tapi apa mau dikata, dengan tidak jadi naik, Rp 4.500 bagi masyarakat masih terlalu murah, bahkan mobil Alphard pun tergoda pakai premium padahal teorinya bisa merusak mesin mobil itu sendiri."

detik.com
07.49 | 0 komentar

Kenaikan BBM Picu Aksi Demo di Sejumlah Tempat

Written By Admin on Selasa, 20 Maret 2012 | 21.23



Gelombang penolakan terhadap rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terus bergulir. Di Kota Pasuruan, sekitar 100 mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (AMPERA) menggelar aksi unjuk rasa di gedung DPRD Kota Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (20/03/2012).

Mereka mendesak para wakil rakyat yang ada di daerah juga mendukung penolakan terhadap rencana kenaikan harga BBM. "SBY selalu galau, SBY selalu ragu dalam setiap kebijakan, Maka dengan itu jangan pernah menaikkan harga BBM agar tidak menyengsarakan rakyat Indonesia," teriak Zulkarnain, koordinator aksi.

Dalam orasinya mereka juga menyebutkan kebijakan Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mengambil kebijakan inkonstitusional karena banyak aset negara yang sudah dimonopoli oleh pihak asing dengan menjual berbagai sumber daya alam.

Selain itu mereka juga meminta kepada Pemerintah pusat maupun daerah untuk  mengurangi belanja negara. "Karena banyak warga negara kita yang hidupnya terbatas serba kekurangan, sementara pejabatnya dengan enaknya kunjungan ke luar negeri. Dan banyak pejabat yang korupsi," teriaknya.

Usai melakukan orasi, mereka juga meminta tanda tangan kepada perwakilan anggota DPRD Kota Pasuruan sebagai sikap penolakan terhadap rencana kenaikan harga BBM. Sebanyak tujuh anggota dewan dari berbagai fraksi pun bersedia membubuhkan tanda tangan. Sempat terjadi aksi dorong-mendorong dengan aparat kepolisian yang menjaga di depan pintu gerbang DPRD Kota Pasuruan. Namun aksi memanas pun mereda setelah, ratusan mahasiswa itu mengurungkan niat masuk ke gedung DPR.

kompas'
21.23 | 0 komentar

Categories

Blog Archives

Pengikut