Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan

5 Makanan Unik Yang Sering Kita Jumpai

Written By Admin on Rabu, 07 November 2012 | 07.09

Kita pasti berpikir bahwa cara yang tepat untuk menyimpan sayur adalah dengan dimasukkan ke kulkas supaya tetap segar. Namun ternyata tidak semua bahan makanan dapat disimpan di dalam kulkas. Berikut adalah lima jenis contohnya.

Tomat

Ok, secara teknis tomat adalah buah, namun lebih dekat disebut sebagai sayur. Jika kamu pernah menanam tomat, maka kamu akan tahu bahwa tomat suka panas dan benci dingin. Ternyata walaupun setelah dipetik, tomat masih tidak tahan dingin. Kulkas bukanlah tempat yang cocok untuk menyimpan tomat. Tomat yang disimpan dalam kulkas menjadi layu dan meskipun masih bisa dipakai untuk dimasak namun tidak untuk dimakan segar. Simpanlah di meja dapur (namun tidak terkena sinar matahari langsung) dan nikmati saat sudah ranum.




Kemangi

 Sama seperti tomat, kemangi juga suka panas, jadi jika disimpan di tempat dingin akan menyebabkan kemangi layu secara dini. Kemangi akan berada dalam kondisi maksimal jika disimpan di atas meja dapur dan dirawat seperti bunga segar. Setangkup kemangi dapat disimpan dalam sebuah cangkir berisi air (ganti airnya setiap sehari atau dua hari sekali) dan jauhkan dari sinar matahari. Bungkus longgar dengan kantong plastik untuk menjaganya tetap lembap (namun pastikan plastik mempunyai lubang untuk jalan masuk udara segar).





Kentang

Kentang baik disimpan pada suhu yang dingin namun bukan suhu dingin yang dapat membuatnya beku. Kentang baik disimpan dalam suhu sekitar 7,2 derajat Celcius, sekitar 10 derajat lebih hangat daripada kulkas pada umumnya. Sebagian besar dari kita tidak memiliki ruang penyimpanan bawah tanah (tempat yang gelap dan bersuhu dingin untuk menyimpan sayuran umbi akar seperti kentang), jadi menyimpan kentang di dalam kantong kertas di tempat dingin (seperti dalam lemari makanan) adalah yang terbaik.

Kenapa kertas? Karena kertas lebih memiliki pori-pori untuk benapas, tidak seperti plastik. Jadi kentang tidak akan membusuk dengan mudah. Dan kenapa bukan kulkas? Menyimpan kentang di dalam kulkas dapat mengubah zat tepungnya menjadi gula dengan mudah, yang dapat memengaruhi rasa, tekstur, dan proses kematangannya.

Bawang


Bawang keluar dari tanah dengan kulit pelindung yang tipis. Untuk membuat dan menjaga lapisan kulit yang tipis, bawang butuh "disembuhkan" dan disimpan di tempat yang kering seperti lemari penyimpan makanan, yang tidak selembap kulkas. Selain itu, kekurangan sirkulasi udara dapat membuat bawang menjadi busuk. Oleh karena itu bawah sebaiknya tidak disimpan di dekat kentang, yang mengeluarkan gas dan kelembapan dan dapat menyebabkan bawang lebih cepat busuk.

Simpanlah bawang di ruangan yang dingin, kering, gelap, dan memiliki ventilasi yang baik. (Cahaya dapat menyebabkan rasa bawang menjadi pahit). Namun tak semua bawang harus diperlakukan sama. Daun bawang dan kucai memiliki kadar air yang tinggi dan lebih mudah rusak, jadi harus disimpan di dalam kulkas.

Avokad

 Saat kita membeli avokad yang sekeras batu, jangan simpan avokad itu di dalam kulkas, karena akan memperlambat proses pematangannya. Namun jika kita memiliki avokad yang telah matang dan tidak akan langsung dikonsumsi, simpanlah di dalam kulkas untuk mencegahnya cepat busuk.

Jadi inti dalam penyimpanan avokad adalah, simpan avokad yang belum matang dalam lemari, dan simpan avokad yang telah matang dalam kulkas apabila buah tersebut tak akan dimakan saat itu juga.

yahoo.com
07.09 | 0 komentar

Makanan Yang Murah Tapi Enak

Written By Admin on Selasa, 17 April 2012 | 19.41



Thiwul, untuk sebagian masyarakat indonesia merupakan makanan pokok pengganti beras, karena susahnya mendapatkan beras ( mahal ) atau pun kalau ada sudah tidak layak konsumsi karena beras gudang bulog yg kombinasinya 70% : 30% ( Kutu : Beras ), maka thiwul pun menjadi makanan favorit disebagian wilayah seperti Wonogiri, Pacitan dan Gunungkidul.

Thiwul merupakan makanan tradisional yang lekat dengan masyarakat. Meskipun banyak makanan modern, namun bagi para penikmatnya thiwul menjadi makanan yang tetap dicari. Makanan yang sebelumnya menjadi pengganti nasi dan dihidangkan dengan sambal ini, kini diolah menjadi jajanan bercitarasa manis dan gurih. Dengan tekstur yang lebih lembut dan penambahan gula, thiwul jenis ini disebut thiwul ayu.

Thiwul ayu yang terkenal di Wonosari juga bisa ditemui di daerah Mangunan, Dlingo, Bantul. Mbok Sum, pembuat thiwul ayu yang mulai tahun 1997 membuat thiwul ayu dan menjadikannya sumber penghasilan. “ Setiap hari, kami memproduksi 50 kotak thiwul dan bisa lebih jika musim liburan”, penjelasan Mbok Sum di kediamannya. Omset pada musim lebaran bisa mencapai Rp. 500.000 per hari, yang pada hari biasa hanya sekitar Rp. 200.000 per hari.

Mbok Sum membuat thiwul dari tepung gaplek yang dipasok petani dari Mangunan, gula merah atau gula putih dan kelapa. “ Menurut para pembeli gaplek dari sini mempunyai cita rasa khas dan untuk campuran gula lebih disukai dengan gula merah “, jelasnya. Pembuatannya tidak memerlukan waktu yang lama, sekitar 15-20 menit sehingga pembeli bisa menunggu sekaligus melihat proses pembuatannya. Sebagai oleh-oleh, thiwul ini akan tahan hingga 2 X 24 jam dan bisa lebih jika disimpan di kulkas. Harga satu kotak Rp. 3.500 untuk ukuran kecil dan Rp. 5000 untuk ukuran besar, baik thiwul gula merah, gula pasir maupun thiwul sambel. Meskipun tempatnya agak terpencil, konsumen thiwul ayu ini tetap mendatangi untuk membeli jajanan ini.

Keberadaan tempat wisata yaitu kebun buah dan makam raja-raja Imogiri pun cukup membantu pemasaran makanan ini. Penggemar thiwul ayu ini tidak hanya terbatas pada wisatawan lokal, namun wisatawan mancanegara pun menggemari, seperti wisatawan dari Korea dan Jepang.

semoga menjadi inspirasi untuk anda

berbagai sumber'
19.41 | 0 komentar

Es Buah Duren Juara Dunia

Written By Admin on Rabu, 08 Februari 2012 | 19.31



Beberapa butir duren wungkul – utuh dengan bijinya – dari buah pilihan, ditempatkan di dalam mangkuk, topping-nya adalah serutan es dan susu kental manis coklat. Bagi penggemar duren, ini adalah puncak pengalaman menikmati es duren. Durennya legit dan benar-benar duren.

Kali ini jalan-jalan bersama Pak Bondan Winarno menikmati es durian. Beberapa kota besar Indonesia sejak lima tahun belakangan ini mengalami perubahan peta kuliner yang cukup gegap gempita. Bandung adalah salah satunya. Setiap kali datang ke Bandung, selalu ada tempat makan yang baru dibuka maupun yang baru ditemukan. Artinya, selalu ada alasan untuk datang ke Bandung.

Kejutan pertama saya temukan di Kantin “Sakinah” – referensi dari Adi Taroepratjeka. Teman-teman langsung bersamaan berseru: “Wah, ini kantin yang sakinah, warrohmah, mawardah.” He he he, mungkin mereka ingat saat akad nikah dulu. Ini sebuah kantin tempat mangkal berbagai penjual makanan dan minuman, berlokasi di kaki Dago. Salah satu penjual di situ adalah Mang Aip yang menjajakan es duren.

Saya memesan es buah duren – maksudnya: es buah ditambah duren – yang ternyata sangat mengesankan. Es buahnya cakep. Isinya: alpukat mentega nan lembut, kelapa muda yang nyakrek, kuweni yang harum, dan sekoteng alias pacar cina bin mutiara. Di atasnya ditambahkan tiga butir duren. Ampun, dah! Ini benar-benar es buah duren juara dunia. Hidup, Mang Aip!

Oleh: Bondan Winarno
19.31 | 0 komentar

"Kue Lupis" Manisnya Ngangeni di Lidah..

Written By Admin on Rabu, 01 Februari 2012 | 20.28

 
Kue Lupis ini merupakan makanan favorit dari ketan ditabur kelapa berkuah air gula jawa. Kue ini biasa di jual berbarengan dengan kue tradisional lainnya. Jajanan kue Lupis pernah jadi makanan favorit sewaktu kecil. Sempet mikir kalo bikin kue ini susah, dulu taunya tinggal beli. Kue satu ini bisa dengan mudah didapat di pasar-pasar tradisional.

Bahan:
500 gr ketan putih, rendam, cuci tiriskan
1/2 sdm air kapur sirih
daun pisang

Pelengkap:
150 gr kelapa setengah tua, kupas parut panjang
150 ml air gula merah

Cara membuat:
1. Perciki ketan dengan air kapur sirih, aduk rata. Siapkan daun pisang rangkap 2, bentuk seperti kerucut, isi dengan 1 sdm ketan, tekuk bagian atas daun semat dengan lidi.
2. Rebus air hingga mendidih, masukkan bungkusan ketan. Rebus selama 2-3 jam. Tiriskan.
3. Setelah dingin, buka bungkusnya, gulingkan dalam kelapa parut. Hidangkan lupis dengan air gula merah ( kinca).
20.28 | 0 komentar

Soto Ayam Lamongan Paling Yahood.."

Written By Admin on Minggu, 08 Januari 2012 | 01.10




Soto ayam yang kuahnya panas dan gurih rasanya bisa jadi penyegar siang ini. Racikan soto dari sebuah kabupaten di Jawa Timur ini rasanya memang spesial. Isinya komplet, kuahnnya kekuningan wangi plus taburan bumbu yang bikin makin enak saja!

Soto memang sangat banyak jenisnya di Indonesia. Hampir tiap daerah punya gaya racikan yang berbeda. Salah satu soto yang berasal dari Lamongan Jawa Timur sangat tersohor lezatnya hingga ke berbagai daerah luar Jawa.

Kuah soto Lamongan ini bening kekuningan dengan aroma bawang yang kuat. Isinya berupa suwiran daging ayam rebus, irisan kol, tomat, daun bawang, suun dan irisan telur. Yang menjadi ciri khas justru topping alias taburannya yang berupa bubuk kekuningan. Bubuk ini dibuat dari kerupuk udang, bawang merah goreng, bawang putih goreng yang dihaluskan.

 Rahasia kelezatan soto ini terletak pada kuah atau kaldunya. Ada yang memakai kaldu ayam asli, ada pula yang memberi tambahan udang sehingga rasanya sangat gurih. Untuk isian soto, tidak terbatas pada dagingnya saja, beberapa penjual soto menambahkan sayap ayam, cakar ayam, hati dan ampela bahkan kulit ayam. Jadi tinggal dipilih yang disuka.


Penjual soto Lamongan asli biasanya memakai gerobak dengan panci khusus yang mulutnya lebar. Panci ini berisi kaldu dan terus-menerus dipanaskan. Bahan-bahan yang lainnya disusun di lemari yang ada di sisi gerobak. Ada juga yang memakai nama Ambengan, tempat soto Lamongan tersohor di Surabaya.

Untuk menyantap soto Lamongan, setelah diberi topping bubuk, bisa dikucuri air jeruk nipis, kecap manis plus sambal rawit merah jika suka. Aduk sampai rata dan hirup kuahnya yang mulai kental karena terkena bubuk. Rasanya yang gurih, sedikit asam dan manis menjadi ciri khas soto ini. Hmmm..dijamin keringatpun akan mulai berlelehan karena kuahnya yang panas mengepul..!
01.10 | 0 komentar

Kue Tradisional "Serabi"

Written By Admin on Jumat, 06 Januari 2012 | 00.47



Serabi merupakan salah satu makanan ringan atau jajanan pasar yang berasal dari Indonesia. Di beberapa daerah di Indonesia memiliki resep kue serabi berbeda-beda. Seperti Serabi Telur, Serabi Solo, Serabi Bandung, dan Serabi Padang.

Kue Indonesia sangat didominasi dengan bahan dari tepung beras. Balutan kelapa juga membuat kue Indonesia semakin gurih saat dikonsumsi, salah satunya kue serabi.

Serabi atau Srabi adalah jajanan khas Solo, terbuat dari santan kelapa dengan sedikit campuran tepung, yang menjadikannya gurih. Biasa juga diberi taburan berupa potongan pisang, nangka atau bahkan meses dan keju bila suka.

Kue ini juga begitu digemari berbagai kalangan dari mulai anak-anak hingga orang tua. Kue serabi yang sering kita jumpai di kehidupan sehari-hari dapat memberikan omset yang besar jika kita mengolah, berinovasi dan sungguh-sungguh menjalani usaha ini .

Bahan Serabi Solo :
  • 100 gr tepung beras
  • 1 sdm tepung terigu
  • 350 ml santan kental
  • 25 gr gula pasir
  • 1/2 sdt vanili bubuk
  • 1/2 sdt yeast/fermipan
  • 1/4 sdt baking soda
  • daun pandan secukupnya
  • 1/4 sdt garam
  • daun pisang secukupnya

Bahan taburan :
  1. Nangka potong dadu kecil
  2. Pisang iris kecil
  3. Meisis

Cara Membuat Serabi Solo :
  1. Panaskan santan dan daun pandan, aduk2 hg mendidih, lalu diamkan santan sp suam kuku/hangat.
  2. Ambil kira-kira 50 ml santan bagian atasnya untuk areh.
  3. Campur semua bahan kering, aduk sampai rata.
  4. Tuangkan 300 ml santan, sedikit-sedikit sambil diaduk rata.
  5. Keplok-keplok adonan sampai adonan licin, lalu diamkan selama 1 jam sampai adonan berbusa.
  6. Panaskan cetakan serabi dengan api sedang.
  7. Aduk-aduk adonan, tuang 1 sendok sayur adonan ke dalam cetakan serabi.
  8. Ratakan pinggirnya menggunakan punggung sendok sayur.
  9. Tunggu sampai permukaan serabi berlubang, lalu beri 1 sdt santan areh dan bahan taburan diatasnya.
  10. Tutup cetakan, masak hingga serabi matang.
  11. Siapkan daun pisang, potong kecil-kecil, angkat serabi langsung letakkan diatas daun pisang.
  12. Sajikan hangat…
berbagai sumber'
00.47 | 0 komentar

Sensasi Kelezatan Kelepon Saat Meledak di Mulut

Written By Admin on Senin, 05 Desember 2011 | 20.03



Sepasang suami istri menghampiri penjual kelepon di salah satu lapak di Pasar Ahad Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar Kalsel. Setelah memperhatikan kue yang dijual, keduanya minta izin kepada penjual untuk mencicipi terlebih dahulu.

"Hmm, enak sekali. Oke, saya ambil dua kotak. Tolong dibungkus  ya," ujar sang suami, sembari menyerahkan dua lembar lima ribuan kepada lelaki penjual klepon tadi.

Pemandangan itu terlihat akhir pekan lalu. Tampaknya, pasangan suami istri itu warga pendatang, karena logat dan bahasanya bukan bahasa Banjar. Selain itu sepertinya mereka belum familiar dengan kelepon khas Banjar.

Makanan ini terbuat dari tepung beras ketan yang dibentuk seperti bola-bola kecil dan diisi dengan gula merah lalu direbus dalam air mendidih. Kelepon yang sudah masak lalu digelindingkan di atas parutan kelapa agar melekat, sehingga kelepon nampak berbalur parutan kelapa. Biasanya kelepon diletakkan di dalam wadah yang terbuat dari daun pisang.

Di Kalsel, banyak yang menjualnya, selain di Pasar Ahad, di Martapura, Banjar, penjual kelepon mudah ditemukan, bahkan dijajakan di tepi jalan raya. Sementara di Pasar Batuah dan Pertokoan Cahaya Bumi Selamat, penjual klepon ada yang berjualan di petak pedagang kue dan adapula yang dijajakan keliling pasar.

Menurut Ramlah, penjual klepon di kawasan Pasar Batuah, kue ini menjadi salah satu kegemaran masyarakat. Tidak hanya warga asli Banjar tapi juga warga luar Banjar, bahkan wisatawan asing yang berkunjung ke CBS.

"Nikmatnya menyantap kelepon adalah campuran parutan kelapa yang membaluri bagian luar dan air gula di dalamnya. Paling enak, ketika memasukkan klepon ke mulut dan sekali gigitan membuat kue itu `meledak' di mulut," seloroh Ramlah.

Ramlah, mengatakan, ada dua jenis klepon yang kami jual, kelepon buntut dan klepon bulat. Bedanya hanya soal ukuran. Sekotak klepon buntut isi 25 biji harganya Rp 5000, sedangkan klepon bulat sekotak isi 10 biji seharga Rp6000.

TRIBUNnews.com'
20.03 | 0 komentar

Mangut Lele Mbah Marto

Written By Admin on Senin, 18 Juli 2011 | 10.34

Warung Gudeg Mbah Nggeneng terletak di Dusun Nengahan, Panggung Harjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul. Lokasi ini relatif sulit untuk dicari karena terletak di dalam perkampungan. Dari arah kota Yogya kearah selatan mengikuti Jalan Parangtritis sampai dengan ketemu ISI Jogja dan kantor pos Sewon, kemudian belok ke kanan (barat) sampai ke dusun Nengahan. Kemudian ada masjid terus ke arah barat lagi dan masuk kira-kira 100 meter. Warung makan ini dimiliki oleh mbah Martodiryo atau mbah Marto Gowok (80 tahun). Begitu masuk kedalam gang, sudah terlihat plang sederhana yang terbuat dari kayu bertuliskan “Sego Gudeg Nggeneng” milik Mbah Martodiryo. Bukan warung nasi ternyata, tetapi rumah si mbah yang disulap menjadi warung nasi sederhana. Begitu masuk pembeli langsung digiring untuk masuk kedalam dapur, mengambil nasi dan memilih lauk yang sudah tersedia diatas dipan kayu.
Warung sego gudeg nggeneng adalah warung makan yang menyajikan gudeg klasik dengan areh yang tidak kental dan sayuran hijaunya menggunakan daun pepaya yang tidak pahit. Sambalnya berupa sambal kacang tholo yang dimasak pedas dengan menggunakan rambak (krecek ndeso) dengan rasa yang super pedas. Sedangkan lauknya berupa tahu, tahu, tempe, telur, rempelo ati, garang asem, ayam kampung, yang dimasak dengan bumbu besengek dan tidak lupa dengan mangut lelenya. Dulunya, mbah Marto menjajakan makanan ini dengan berjualan keliling berjalan kaki di daerah Suryoputran, Gamelan, Pesindenan, Patehan, Rotowijayan, dan lain-lain. Namun seiring dengan bertambahnya usia, mbah Marto akhirnya menggelar dagangannya di rumah.
Mangut lele merupakan menu lauk andalan di warung ini, karena cara memasaknya yang unik dan rasanya yang khas. Tidak seperti lazimnya mangut di tempat lain yang lelenya digoreng, lele di sini diasapi dulu sebelum dimasak dengan bumbu mangut. Lele ditusuk dengan pelepah daun kelapa (bongkok), ditumpuk dan kemudian diasapi dengan menggunakan sabut kelapa. Rasa mangut lele ini membuat lidah susah berhenti bergoyang dengan rasa pedas yang pas. Warung ini  tidak pernah sepi pembelinya, rata-rata mereka adalah para karyawan, tetangga terdekat, apa lagi kalau sdh jam istirahat siang, warung ini dipenuhi pembeli, sampe ke dapur masaknya.


Bukan hanya mangut lele atau lele asap yang terkenal itu yang tersaji diatas meja, tetapi lauk pauk lain seperti gulai ayam kampung, gudeg kering, ceker ayam, dan yang lain-lain.  Lele yang terlebih dulu sudah diasap di atas tungku kayu bakar kemudian dicampur dengan kuah santan yang gurih dan pedas, rasanya luar biasa. Sensasi aroma sangit dari ikan lele yang diasap bercampur dengan kuah santan pedas manis membuat makan siang saya semakin terasa nikmat. 




Dapur Mbah Marto adalah ‘markas’ dari sejumlah mangut lele dan beberapa kuliner lain. Cara memasaknya masih menggunakan cara tradisional, yaitu masih menggunakan kayu bakar,  kwali dan peralatan tradisional lainnya. Tidak heran jika ada pembeli yang masuk ke dapur mbah Marto dipenuhi dengan asap tebal dan pembeli dapat langsung melihat cara masaknya. Pembeli dengan mudah dapat langsung memesan di dapur masaknya.
10.34 | 0 komentar

Waroeng Pecel Cabean Yang Khas

Written By Admin on Senin, 11 Juli 2011 | 22.43


Warung makan terus bertumbuhan di Yogya, termasuk di Jalan Parangtritis, Bantul. Ada yang biasa, seperti warung soto, mi ayam dan sate, ada juga yang tampil khas. Salah satu warung makan yang khas adalah Waroeng Pecel Cabean.

Menurut salah seorang pegawainya, Pak Surya, warung ini dibuka pada Agustus 2009. Meski tergolong baru namun kata ‘warung’nya menggunakan ejaan lama Van Ophuijsen, yang berfonem ’oe’. Warung ini memang terkesan ingin menampilkan nuansa tempo dulu. Selain itu, rumah makan ini juga berangkat dari nuansa Jawa, baik dalam menu andalannya, maupun dalam dekorasi dan suasananya.

Sedikitnya ada tiga hidangan khas Jawa di warung ini. Yang diandalkan sesuai dengan namanya tentu saja pecel. Pecel Cabean, menurut Pak Surya, merupakan racikan khas warung ini. Rahasia, kata Pak Surya, saat ditanya soal bumbunya.
 
Tampilan pecelnya seperti lazimnya pecel pada umumnya. Sayuran bayam, wortel, toge dan kacang panjang. Ditambahi potongan empal yang dipotong kotak-kotak, ditaburi bawang goreng. Di atasnya dua potong lempeng karak. Pecel ini memang layak jadi andalan, terutama sambel pecelnya yang terasa benar kacangnya. Cocok dipadu dengan empal yang manis, plus karak yang ”fungsinya” sedikit meredam rasa manis empal. Rasa manis, gurih dan sedikit asin bercampur jadi satu yang, walhasil, memang sedap.
 
Hidangan khas andalan berikutnya adalah gudeg manggar. Gudeg ini tidak terbuat dari nangka muda tetapi dari bunga pohon kelapa yang disebut manggar. Bersama manggar, ada krecek, telur, ketimun, dan sambal terasi. Rasa manggarnya gurih dan tidak terlalu manis.

Sedangkan brongkosnya dibuat sebagaimana lazimnya. Di atas lembaran daun pisang, sayur kuah khas Yogya ini memuat potongan daging sapi, tahu goreng, kacang tolo, kulit dan daun melinjo, serta taburan bawang goreng. Keluweknya cukup menyengat dalam kuah yang cukup kental. Rasa pahit kluwek cocok mengimbangi rasa manis kuah brongkos.

Harga pecelnya Rp 20.000, nasi brongkos Rp 9.000. Sedangkan harga nasi gudeg manggarnya Rp 15.000. Jika ditambah daging ayam harganya berkisar antara Rp 20.000 untuk kepala atau sayap hingga Rp 26.000 untuk gending atau mentok.

Hidangan Jawa lainnya adalah baceman tahu, tempe dan empal. Disiapkan juga toples-toples berisi rempeyek, krupuk, kacang, dan sebagainya. Pada setiap Sabtu dan Minggu disediakan jajan pasar basah.

Menu makanan umum lainnya adalah aneka sup, mie dan sayur, bakaran, seafood dan masakan bernuansa oriental.

Yang menarik, selain minuman tradisional Jawa seperti beras kencur, teh poci dan semacamnya, ada pula limun zaman dulu. Mereknya Ay-Hwa, yang terdiri dari empat rasa, yakni sarsaparrila, frambozen, citroen dan jeruk. Limun buatan Yogyakarta ini dikemas dalam botol dengan tutup botol yang unik. Tutup botolnya dikaitkan dengan kawat yang melingkar di leher botol. Untuk membukanya, tinggal menekan kawat dan tutupnya akan terbuka dan menggantung.

Suasana Jawa juga dibangun dengan gending Jawa yang senantiasa mengalun. Dekorasi dan interiornya serba kayu dan batu bata yang tak dilepo. Kebetulan pemilik warung ini, kata Pak Surya, juga seorang pengusaha mebel sehingga memahami estetika produk kayu. Di bagian dalam, terdapat ruang makan ala ”kampung” dengan bangku-bangku panjang.

Dipajang pula foto-foto Yogya pada masa lalu. Ada bangunan Stasiun Tugu pada tahun 1887, Vredeburg (1906), Pasar Beringharjo (1910), Gedung BNI (1925), dan lainnya. Ada lokasi Kauman pada tahun 1888, serta Jalan Malioboro pada tahun 1901, 1936 dan 1957.

Meskipun bernuansa kuno dan Jawa, pengunjung dimanjakan dengan teknologi modern, yakni fasilitas berinternet. Ada tiga buah PC yang bisa dipakai dengan cuma-cuma.

Sesuai dengan namanya, rumah makan ini terletak di bilangan Cabean, Sewon, Bantul., tepatnya di Jalan Parangtritis Km 7, di selatan Kampus ISI. Satu lagi rumah makan bernuansa Jawa telah hadir.
sumber:tembi.org
22.43 | 0 komentar

Angkringan Lek Min Jogja

Written By Admin on Selasa, 05 Juli 2011 | 10.29


Tidak seperti pada umumnya angkringan, tepatnya lebih layak disebut warung , tapi karena cikal bakalnya adalah sebuah angkringan, dan sudah terkenal sebagai angkringan, begitulah tempat ini tetep disebut angkringan.

Konon angkringan lek Min ini adalah tempat nongkrong para seniman Jogja. Jelas ini isyu yang menarik bagi banyak orang yang ingin mengetahui kehidupan para seniman, bagaimana mereka bergaul, dan obrolan seperti apa saat nongkrong bareng.
Soal kebenaran isyu ini, anda bisa buktikan sendiri, yang bisa kami pastikan adalah yang nongkrong di sini dari banyak kalangan, dari yang bertampang seperti seniman, eksekutif, orang umum atau sekedar mahasiswa, orang luar "bule" dan yang juga pasti adalah angkringan selalu ramai setiap malamnya.


Mau seniman atau bukan, yang jelas angkringan lek Min ini, sangat nyaman untuk kumpul dengan banyak teman atau sekedar ngobrol berdua saja. Akringan lek min ini berbentuk bangunan berlantai dua, atau pangung, namun lantai dua yang dimanfaatkan sebagai warung sejajar dengan jalan, ini karena kontur tanah yang lebih rendah dari jalan.
Terletak di pinggir sungai Winongo, di belakang bangunan angkirngan ini adalah sebuah kolam pemancingan, pemandangan orang-orang yang sedang memancing bisa terlihat dari jendela yang lebar.

Karena bentuknya adalah sebuah warung dengan dinding, nongkrong di angkringan lek Min tidaklah terasa dingin dibanding kalau nongkrong malam di angkringan pada umumnya. Setting interiornya pun seperti layaknya warung, kursi2 panjang, serta meja yg lebar. Dapur yang juga dalam satu ruangan, dibuat terbuka, jadi kita bisa menyaksikan proses pembuatan minuman.


Di tengah warung terdapat sebuah rak makanan, berbentuk semacam gerobak angkringan meskipun tidak sama persis, berisi lauk pauk dan gorengan, disampingnya adalah nasi dan piring serta makanan berkuah yang diletakan dalam panci ukuran besar. Di sini semua menu disediakan secara prasmanan kecuali minuman yang harus dipesan dahulu.
Menu utama makanan adalah brongkos, menu yang kami sarankan kalau anda pertama kali ke sini. Brongkos di sini rasanya sunguh istimewah, adalah makanan tradisional bekuah hitam dengan isi irisan tahu, kulit buah mlinjo serta sayuran lain, dengan perpaduan cabai rawit utuh dan rempah yang pas di lidah.
Makan brongkos bisa dipadu dengan dengan lauk yang ada, seperti tempe goreng, oseng tempe, sate usus, ayam goreng, dan banyak yang lain. Selain brongkos, juga disediakan gulai kambing, serta sayur lodeh.


Untuk minuman, yang sepesial adalah teh poci, teh yang diseduh dan disajikan dengan poci,  menggunakan gula batu. Minuman lain yang tidak kalah sepesial adalah wedang asem, wedang jahe, wedang tape, kopi murni, kopi susu, semua umumnya disajikan dengan gula batu.

Untuk menuju angkringan lek Min ini, anda bisa akses melalui perempatan wirobrajan, adalah perempatan besar 2 kiometer arah barat Kantor Pos besar (kawasan Malioboro ).
Dari perempatan wirobrajan ambil arah ke selatan melalu beberapa lampu merah sampai ketemu sekolah SMKI atau SMSR, adalah sekolah seni tingkat SLTA di Jogja. Persis setelah SMKI ada jalan ke kiri/timur (jl. Gumuk Indah) masuk saja sampai Anda temukan jembatan, letak angkringan lek Min sebelum Jembatan di kanan/selatan jalan.
10.29 | 0 komentar

Tengkleng Solo Suwedepe Ngepol

Written By Admin on Jumat, 01 Juli 2011 | 01.40


Selama ini kita mengetahui bahwa kambing biasa diolah untuk sate, gule, tongseng, dan sop... Mungkin kata Tengkleng akan terdengar asing bagi sebagian besar orang dari luar jawa tengah dan DIY.Tengkleng adalah salah satu masakan yang menggunakan bahan utama kambing. Masakan ini mirip sop kambing yang berisi tulang kambing, tapi bedanya, Tengkleng ini berisi bagian kepala kambing, buntut kambing, jerohan, tulang rusuk, dan kaki kambing. Berbeda dengan gule yang bersantan apalagi tongseng yang bersantan dan pekat, maka tengkleng ini tanpa santan dan lebih ringan rasanya walaupun tetap lebih pekat daripada sop karena mendapatkan lemak dari daging dan tulang kambing didalamnya.

 Tengkleng Kepala Kambing


Bagian Mata Kepala Kambing yang mak nyuss..

 
Salah satu tempat makan Tengkleng Mbak Diah yang terletak di bunderan menuju ke Sukoharjo dan Solo Baru dari arah Jl. Yos Sudarso Solo. Lokasinya sekitar 20 meter dari bunderan jadi tidak susah dicari. Yang special dari tempat makan ini adalah ternyata merupakan LANGGANAN KELUARGA PAK HARTO. Sampai ada liputannya di Nova, dipajang di tembok. Pak Harto dan keluarganya (terutama keluarga istrinya) kan asal Solo, maka saya percaya saja deh dengan pilihan mereka untuk masalah tengkleng,he...he...he...

 Tengkleng Kepala Kambing lengganan keluarga Pak Harto

Tidak  hanya itu, satu tempat lagi yang menjual Tengkleng di Solo dan wajib dikunjungi adalah di Pasar Klewer, tepatnya dibawah gapura alun-alun. Tengkleng pasar klewer ini sudah ada sejak 1971 dan setiap hari nya tidak pernah sepi pengunjung. Dibuka mulai jam 14.30 dan dalam waktu 2-3 jam, akan habis diserbu pembeli. Para pembeli sendiri ada yang suka dibungkus, ada juga yang suka dimakan di tempat. 

Tengkleng Buntut Kambing


Tengkleng Kaki Kambing
 
 
Tengkleng Kambing pincuk

Tengkleng bisa digunakan sebagai lauk nasi atau sebagai gadon (dimakan tanpa nasi). Ada juga cara penyajian tengkleng dengan cara dipincuk dari daun pisang. Menurut saya, yang menjadi kunci kenikmatan dari Tengkleng ini adalah kuahnya. Meski udara sangat panas, kuah tengkleng yang panas dan memiliki rasa kombinasi asin, gurih, dan pedas rempah ini akan memberikan kesegaran dan kenikmatan tiada tara saat kita hirup langsung dari pincuknya. Tidak ketinggalan, cabai utuh yang mengapung di kuah sedap ini juga sangat mantap untuk dinikmati meski udara panas dan terik. Penuhnya pembeli yang berjubel di lokasi yang cukup sempit ini akan membuat udara semakin panas. Tapi saat pincuk Tengkleng sudah di tangan, maka dunia hanyalah antara saya dan pincuk tengkleng yang sedap...

Bagi yang suka makan kambing, jangan lewatkan tempat yang satu ini. Srupuuuut kuahnya, temukan kenikmatannya...,pokoe' mak nyuss...
01.40 | 0 komentar

Nasi Panggang Rempah Ala Bali

Written By Admin on Jumat, 17 Juni 2011 | 20.29


Makanan pokok berupa nasi selain bisa diolah menjadi nasi goreng hingga nasi bakar, bisa juga dipanggang. Seperti halnya nasi panggang bumbu rempah khas Bali yang menjadi menu andalan sebuah restoran di kawasan wisata Ubud, Bali.

Manajer restoran Putu Setiawan menuturkan, resep membuat nasi panggang khas restorannya cukup unik. Pertama, sediakan nasi putih sebagai bahan utama, ditambah udang, daging ayam, daging ikan cincang, sayuran, serta berbagai racikan bumbu rempah. Setelah dicincang dan dihaluskan, daging beserta bumbu pun digoreng bersama nasi.

Setelah itu, Putu menambahkan, nasi olahan yang dibungkus dengan daun itu selanjutnya dipanggang di atas bara api. Selain melezatkan, nasi yang dipanggang itu bertujuan mengurangi kandungan minyak goreng di dalamnya. Bagi Anda penggemar kuliner tradisonal, nasi panggang bisa juga disajikan dengan aneka lauk lainnya.

Soal harga, cukup terjangkau. Anda hanya perlu merogoh kocek Rp 60 ribu untuk satu porsi nasi panggang komplit di restoran ini, plus hiburan alunan musik reggae.(ADI/ADO)
sumber:liputan6.com
20.29 | 0 komentar

Ayam Organik yang Nikmat

Written By Admin on Kamis, 16 Juni 2011 | 16.39


Yogyakarta terkenal dengan beragam makanan tradisional yang lezat. Namun, tak ada salahnya mencicipi makanan cepat saji modern. Apalagi, makanan cepat saji itu bebas lemak dan rendah kolesterol. Restoran Ayam Organik Red Crispy yang ada di kawasan Lempuyangan, Kota Yogyakarta, bisa menjadi pilihan Anda.

Variasi menu di restoran tersebut cukup lumayan, sekitar 60 macam. Satu di antaranya ayam goreng crispy dengan kentang goreng dan sup. Santapan ini menggoyang lidah.

Mau tahu cara pembuatannya Pengelola restoran tersebut pun buka rahasia dapurnya. Langkah pertama, satu ekor ayam dipotong sepuluh lalu dibekukan selama dua jam. Setelah itu diberikan bumbu jadi yang terdiri dari beragam bumbu dasar dan rempah.

Lumuri tepung crispy hingga merata. Lalu digoreng dengan minyak rendah kolesterol pada suhu 130 derajat Celsius. Tunggu 10 menit, tidak boleh kurang atau lebih.

Pengelola Ayam Organik Red Crispy mengungkapkan, sekalipun menggunakan ayam negeri, semua ayam sudah bebas lemak. Bobot ayam olahannya pun berkurang 10 persen dan sekilas mirip ayam kampung.

Selain lezat, restoran waralaba ayam organik tersebut memiliki harga terjangkau. Para pengunjung hanya cukup merogoh kocek dari Rp 7.500 sampai Rp 30 ribu. Ini sesuai dengan motonya "Harga lokal rasa internasional".(ANS)
sumber:liputan6.com
16.39 | 0 komentar

Menikmati Mi Celor Khas Palembang

Written By Admin on Kamis, 09 Juni 2011 | 20.48


Kunjungan saya ke Palembang akhir pekan silam membawa saya kepada pengalaman baru merasakan kekayaan sajian kuliner kota itu. Tak hanya tekwan dan pempek, tapi juga mi celor yang sangat terkenal kenikmatannya. Yang paling berkesan, saya bisa langsung merasakan cita rasa makanan tersebut di warung legendaris Mie Celor 26 Ilir Haji Syafei.

Meski terlihat sederhana, warung ini adalah tujuan favorit warga Palembang, terutama mereka yang hidup di perantauan. Konon, warung ini juga langganan mantan presiden Megawati Soekarnoputri (yang direkomendasikan Taufik Kiemas yang asli Palembang). Seorang pelayan mengatakan, dulu Megawati kerap memesan mi celor untuk dikirim ke Jakarta.

Sekilas, mi celor terlihat mirip mi telur rebus biasa. Namun kedahsyatannya terletak pada ramuan udang yang diracik dalam kuah. Udang satang yang berukuran besar jadi bahan utama pembuatan kuah mi ini. Tak heran aroma udang terasa kuat saat saya mencicipi rasa kuahnya yang kuning kental.

Kuah mi celor harus dijaga agar tidak terlalu kental supaya kedahsyatan rasanya tetap terjamin.

Bentuk mi celor relatif besar, lurus, dan tidak keriting. Ini berbeda dengan mi bakso yang biasa kita kenal. Seorang kawan saya berkomentar, ia hampir mengira mi celor yang dimakannya adalah spageti. Mi ini paling enak disantap dalam keadaan hangat — saat aroma kuah mi yang berpadu dengan bumbu khas memberi sensasi eksotis tersendiri.
sumber:yahoo.co.id
20.48 | 0 komentar

Mencicipi Gurame Bumbu Bajak

Bagi penggemar makanan khas Sunda, boleh jadi sudah sering mendengar, melihat, bahkan mencicipi sambal bajak. Tapi ada juga yang disebut bumbu bajak yang tentunya dihidangkan bukan sebagai sambal cocol, melainkan dicampur sebagai bumbu masakan. Bumbu bajak inilah yang digunakan dalam menu gurame bumbu bajak.

Gurame bumbu bajak, antara lain ditawarkan Kedai Sunda Surawung di Jalan Pelajar Pejuang 45, Kota Bandung. Di dalam sajian kaya rasa ini, berpadu rasa gurih, pedas, asam segar dari jeruk limo, serta aroma surawung atau daun kemangi.

Untuk memperkuat aroma, juru masak di rumah makan berkapasitas 150 orang ini, membungkus gurame sambal bajak menggunakan daun pisang dan membakarnya hingga sebagian permukaan daun gosong. Tapi justru aroma khas ini yang membuat gurame bumbu bajak memiliki karakter rasa kuat.
Sumber:TRIBUNNEWS.COM
17.13 | 0 komentar

Nikmatnya Iga Bakar Citarasa Yogya


Kehadiran Iga Bakar Jogja di Jalan Wastukencana yang baru tiga bulan, ternyata sudah berhasil menyita perhatian para ribb lover atau penggemar sajian iga di Kota Bandung.

Kini, tempat makan berkapasitas 200 tamu yang mengusung konsep warung modern ini, bahkan sudah memiliki pelanggan tetap.

Pada hari kerja Iga Bakar Jogja Outlet Bandung, rata-rata dikunjungi tak kurang 150 tamu. Sementara di akhir pekan rumah makan waralaba yang berpusat di Yogyakarta ini, jumlah pengunjung bisa mencapai dua kali lipat hari biasa. Termasuk di antaranya para wisatawan dari luar kota maupun luar negeri.

Marketing Manager Iga Bakar Jogja, Abe Aditya, mengatakan, saat ini Iga Bakar Jogja Outlet Bandung masih fokus menyajikan menu unggulan iga bakar. Bedanya, rasa saus iga yang ditawarkan di tempat ini sangat variatif. Ada saus teriyaki, saus madu, saus pedas, dan saus belacan.

"Daging iga kami datangkan langsung dari pusat di Yogyakarta. Daging ini lebih dulu dimasak menggunakan bumbu rempah, sampai tingkat kematangan tertentu. Sehingga bumbu-bumbu rempah meresap ke dalam daging. Waktu memasak yang tepat sekaligus membuat daging iga terasa empuk. Sebelum dibakar daging iga dioles lagi dengan bumbu bakar yang diracik khusus," kata Abe Aditya, Rabu (8/6/2011) siang.

Operational Manager Iga Bakar Jogja, Giyarso, mengatakan, di tempat ini konsumen bisa memilih besar daging iga sesuai selera. Mulai yang berat 250 gram, 350 gram, dan 450 gram. Pengunjung bisa melihat langsung proses pembakaran daging iga karena dapurnya memang berada di bagian depan rumah makan ini.

Sementara di dalam ruangan Iga Bakar Jogja yang terdiri dari dua lantai, pengunjung bisa menunggu pesanan sambil mendengarkan musik, mengakses internet melalui laptop, atau melihat-lihat foto bernuansa budaya Yogyakarta.

"Harga menu iga bakar paling mahal Rp 35.000. Kami juga sediakan aneka minuman segar yang diracik buat mengimbangi rasa gurih setelah makan daging iga. Beberapa bahkan bisa menurunkan kolesterol.
Sumber:TRIBUNNEWS.COM
17.08 | 0 komentar

Segarnya Susu Murni di Sumur Lembang

Written By Admin on Selasa, 07 Juni 2011 | 18.21

 
 
Sumur Lembang

Restoran yang bernama lengkap Susu Murni Lembang Kencana Restoran atau biasa disingkat dengan Sumur Lembang Kencana terletak di Jalan Raya Lembang 303, Lembang, Jawa Barat. Tempat ini biasa dikenal dengan nama Sumur Lembang. Cukup besar papan yang berada di depan restoran ini yang akan memudahkan pengunjung menemukannya.

Untuk menuju ke tempat makan, Anda akan harus menaiki tangga dan melewati halaman berumput yang cukup luas. Restoran ini terasa asri dengan rumput hijau yang melapisi halaman dan pohon-pohon besar yang menciptakan bayangan untuk melindungi dari sinar matahari.

Sebuah bangunan yang sederhana dan bernuansa alami menjadi tempat bersantap. Pilihan lain adalah bersantap di bagiang belakang bangunan. Ini menjadi tempat yang banyak dipilih karena tidak ada pembatas ruangan, sehingga Anda dapat dengan bebas menghirup udara bersih Lembang yang menyegarkan sambil memandang luasnya halaman yang dilapisi rumput hijau.


Susu Murni

Seperti namanya, yang wajib dicoba saat bersantap di sini adalah mencoba susu atau yoghurt yang merupakan hasil olahan susu. Anda akan menikmati susu murni yaitu susu yang masih segar karena susu yang diambil dari peternakan sapi yang diolah sendiri oleh restoran ini. Anda dapat berjalan ke bagian belakang restoran untuk melihat beberapa sapi yang menjadi penghasil susu segar restoran ini. Ada juga ruangan yang menjadi tempat pengolahan susu sehingga sehat dan siap untuk diminum.

Susu yang ditawarkan pada restoran ini cukup bervariasi. Selain susu murni panas atau dingin, Anda dapat mencoba susu bandrek, susu murni rasa mocca, coklat, strawberry, susu kopi, susu murni telur atau milk shake coklat, mocca atau strawberry. Harga susu murni dengan bernagai rasa hanya Rp 8.000 untuk segelas susu. Sedangkan milkshake seharga Rp 15.000,- Yoghurt yang dihasilkan susu murni bisa menjadi pilihan lain. Yogurt coklat, stroberi, buah-buahan atau mocca dapat dicoba. Harga yogurt Rp 15.000,-.

Untuk menemani susu murni atau yogurt, menikmati sepotong roti bakar rasanya menjadi pelengkap yang tepat. Dengan berbagai rasa, seperti roti bakar mentega manis, roti bakar coklat, kacang, coklat keju, strawberry keju, keju atau nanas menjadi santapan pas untuk Anda yang tidak ingin memakan terlalu banyak. Atau Anda juga dapat memilih colenak, ketan bakar, sosis kentang atau pisang keju coklat untuk menemani susu dan yoghurt Anda.

Jika Anda ingin makanan lebih berat, berbagai makanan khas Sunda sangat cocok disantap pada suasana di restoran ini. Nasi Timbel Komplit, Karedok, Sayur Asem, Pepes Ikan, Sambal dan Lalapan menjadi menu makanan yang dapat Anda pilih. Untuk makanan berat dan lauk harganya berkisar Rp 3.000,- sampai Rp 21.000,-.

Dengan harga yang tidak terlalu mahal dan berbagai menu makanan tradisional yang tersedia membuat tempat ini layak dicoba jika Anda ingin menikmati kesegaran udara pegunungan di Lembang. Sumur Lembang juga menyediakan berbagai gorengan yang dapat dijadikan oleh-oleh.
Sumber:kumpulan info

Susu Murni
Sumur Lembang / Lembang Kencana Restaurant
Jl. Raya Lembang No. 303
Lembang - Jawa Barat
Telp. (022) 2787183
 
 
Peta Lokasi
 
18.21 | 0 komentar

Nasi Goreng Beringharjo

Written By Admin on Minggu, 05 Juni 2011 | 08.22

Nasi Goreng Beringharjo, kini bisa dijumpai di Jalan Mataram, tepat di pertigaan ketiga sebelah kiri jalan yang menuju ke pasar bersejarah di Yogyakarta itu. Sebelum penghujung tahun 2004, tepatnya sebelum ada pembersihan pedagang kaki lima di wilayah tersebut, nasi goreng itu bisa ditemui di pertigaan menuju kawasan Shopping yang kini dirombak menjadi Taman Pintar, Taman Budaya Yogyakarta dan Pusat Penjualan Buku.

Nasi goreng ini adalah salah satu yang pantas dicicipi sebab kelezatannya telah diakui banyak orang dan dikenal sejak tahun 1960-an, saat sang penjual memulai bisnisnya. Tak perlu menunggu lama jika hendak mencicipinya, sebab penjual biasanya memasak nasi goreng langsung dalam jumlah besar sehingga bisa dihidangkan dalam waktu cepat. Anda bisa datang mulai pukul 18.00 WIB hingga sekitar pukul 23.00 WIB bila ingin mencicipinya, serta bisa memilih ingin duduk lesehan atau di kursi yang tersedia.

Menyantap nasi goreng ini, anda akan merasa seperti mendengarkan sepiring cerita tentang akulturasi Jawa Cina. Jenis masakan nasi goreng sendiri misalnya, sebenarnya berasal dari daratan Cina yang kemudian 'bermigrasi' ke Indonesia. Mulanya, nasi goreng muncul dari tradisi bangsa Cina yang tak ingin membuang nasi sisa, sehingga nasi tersebut diolah dengan bumbu-bumbu yang tersedia, seperti bawang merah, bawang putih dan kecap. Ketika bangsa Cina mulai berdatangan ke Indonesia, masakan itu pun mulai dikenal oleh warga negara Indonesia dan berangsur menjadi satu dengan masakan Indonesia sendiri.

Bukti akulturasinya adalah adanya berbagai variasi nasi goreng, mulai nasi goreng ayam, nasi goreng sea food, nasi goreng kambing, bahkan nasi goreng pete yang notabene bumbu khas Indonesia. Rasanya pun bermacam-macam, ada yang lebih menonjolkan citarasa bawang putih, ada pula yang menonjolkan citarasa bahan tambahannya, misalnya ayam. Nasi goreng Beringharjo memilih memasak nasi goreng ayam dan babi.

Bicara tentang kecap sebagai salah satu bumbunya, itu pun menyimpan cerita tentang penyesuaian bangsa Cina ketika tinggal di Jawa. Kecap, sebenarnya bernama kie tjap, dibuat dari sari ikan yang difermentasikan. Ketika bangsa Cina tinggal di Jawa dan menemukan bahwa kedelai lebih murah dibandingkan ikan, bahan baku pembuatan kie tjap pun diubah menjadi dari kedelai. Akibatnya, kie tjap pun tidak lagi memiliki citarasa ikan, tetapi hanya berasa manis untuk kecap manis, begitu pula nasi goreng. Citarasa bawang putih yang sangat kuat pun juga menjadi ciri masakan-masakan yang berasal dari Cina.

Meski akibat akulturasi itu terdapat banyak sekali nasi goreng di hampir setiap sudut gang, Nasi Goreng Beringharjo tetap memiliki kekhasan. Proses memasak misalnya, tak seperti nasi goreng lain yang memasak dalam jumlah kecil. Sekali masak, penjual bisa menuangkan nasi sebanyak setengah bakul di wajan super besar yang telah diisi oleh bumbu khusus. Disebut bumbu khusus karena ia tak lagi meracik di tempat penjualan, tetapi sudah dalam bentuk campuran yang siap untuk melezatkan nasi goreng.

Daging ayam atau babi ditambahkan pada saat nasi goreng telah ditaruh dalam piring. Selain itu, ditambahkan pula beberapa iris tomat, kol, daun seledri, telur dadar bulat dan acar sebagai pelengkap. Sepiring nasi goreng berharga Rp 5.000,00 untuk daging ayam dan Rp 6.000,00 untuk daging babi. Karena lezat, banyak pengunjung memesan nasi dalam porsi yang lebih besar, mulai dari 1,5 hingga 2 porsi langsung untuk satu orang.

Rasa nasi goreng ini bisa dikatakan pas, tak terlalu manis juga tidak terlalu asin. Aroma bawang putihnya tak begitu kuat namun tetap terasa. Nah, bagaimana, tertarik mencicipinya? Selain nasi goreng, tersedia juga bakmi dan bihun serta babi kecap yang tak kalah nikmat.
Sumber:yogyes
08.22 | 1 komentar

Tempura Istimewa Ala Ten-ten

Written By Admin on Sabtu, 04 Juni 2011 | 21.33

     
     Bagi Anda yang menggemari masakan Jepang tempura, silakan tersenyum bahagia. Sebuah restoran yang memiliki menu andalan tempura telah hadir.

    Tempura adalah menu gorengan sayur atau udang lapis dengan tepung khusus, yang disajikan dengan kecap yang khas. Tempura biasa disajikan baik sebagai makanan pembuka, lauk maupun camilan.


    Di restoran Ten-ten Anda bisa menyantap tempura yang disajikan dengan nasi atau udon (mie lebar asal Jepang). Tak hanya itu, aneka paket nasi kotak atau bento juga bisa jadi pilihan.

    Anda yang menyukai belut Jepang dapat memilih menu Unagi Donburi di Ten-ten. Belut panggang segar dengan bumbu kecap yang manis akan membuat Anda ketagihan.


    Nika Udon juga salah satu menu yang direkomendasikan. Mie besar yang kenyal ini ditaburi daging dan bakso ikan. Beserta kuahnya yang segar, dijamin akan membuat lidah Anda bergoyang.


    Yang juga menjadi nilai tambah Ten-ten adalah suasana restoran yang menyenangkan dan nyaman. Ten-ten memang memiliki konsep menyerupai rumah keluarga ‘Ten-ten’, si Tempura yang menjadi maskot resto tersebut.

    Resto yang terletak di Mal Pondok Indah 1 ini akan menjadi tempat yang sempurna bagi Anda dan keluarga.
Oleh: Amelia Ayu Kinanti
21.33 | 0 komentar

Makan Sambil Rekreasi

Written By Admin on Senin, 30 Mei 2011 | 10.22

Ingin menikmati suasana santai bersama keluarga dalam suasana yang berbeda? Anda dan keluarga dapat berkunjung ke Godong Ijo. Disini, Anda dapat menikmati berbagai makanan istimewa dalam suasana cafe yang elegan. Tempat ini juga sangat cocok jika Anda ingin berwisata bersama anak-anak karena terdapat fasilitas arena bermain yang luas, memperkenalkan satwa-satwa unik atau mengajak mereka memancing bersama.
Godong Ijo

Memasuki cafe ini, Anda akan dibuat serasa memasuki "hutan", karena cafe ini didesain dengan konsep "hutan di tengah kota". Berbagai macam fasilitas seperti taman asri yang ditanami pepohonan langka yang telah berusia puluhan tahun akan memberikan kesan Hutan Alami, dilengkapi dengan Kolam Ikan Koi, Kolam Ikan Alligator, Kolam Ikan Arapaima Gigas (Fresh Water Mammal) akan menyegarkan pikiran Anda dari kesibukan sehari-hari.

Godong IjoAnda dapat melihat dan berinteraksi dengan satwa-satwa unik koleksi Godong Ijo, seperti Kura — Kura Raksasa terbesar di dunia, Ular Raksasa terbesar di dunia dan Ular Phyton Albino. Kehadiran satwa-satwa ini selalu menarik perhatian para pengunjung, khususnya anak-anak Cafe Godong Ijo juga menyediakan tempat bermain anak yang luas dapat menampung 300-an anak sehingga meraka dapat bermain dengan bebas disini.

Untuk Anda yang gemar memancing terdapat Danau Pemancingan yang dilengkapi saung dan rakit. Sebagai salah satu sarana menambah pengetahuan anak, Anda dapat memperkenalkan Miniatur Ekosistem dan Fishing for Kids.

Ada 2 sistem pemancingan yang ditawarkan. Yang pertama sistem Fun Fishing, pengunjung dapat memancing dengan sistem kiloan dan hasil pancing dapat dimasak ditempat di bakar, goreng atau dijadikan sop ikan yang lezat. Bagi penggila mancing (mania mancing) dapat pula memancing system jackpot dimana pengunjung akan mendapatkan jackpot bila berhasil menangkap ikan jackpot (syarat dan ketentuan berlaku).

Cafe ini dilengkapi dengan meja "Round Table" yang terbuat dari kayu jati pilihan yang telah berusia ratusan tahun dan juga kursi dan furniture yang antik dan elegan. Kesan mewah sangat terasa di cafe ini sehingga sangat cocok untuk berbagai acara seperti menjamu relasi bisnis, jamuan karyawan perusahaan (company gathering), meeting (dilengkapi screen, OHP, microphone), menjamu tamu kehormatan, kumpul keluarga (family gathering), arisan keluarga, acara ulang tahun, halal bihalal, maupun hanya untuk sekedar menghabiskan waktu istimewa bersama keluarga.

Bagi Anda yang harus berinteraksi dengan dunia maya, fasilitas Free Hot Spot dapat dinikmati dengan bebas di cafe ini.


Menu Khas Godongijo

Menu Godong IjoSiapa yang tidak kenal "Sayur Asem", pastilah semua orang sudah pernah mencoba sayur asem tetapi sayur asem khas Godong Ijo ini sangat unik dan nikmat karena dicampur dengan "Kecombrang" dan juga dapat dipilih tambahan isi udang, daging sapi atau tuna yang semuanya sama — sama lezat. Ditemani dengan sambal "Kecombrang" yang unik dan segar yang menggugah selera, aneka makanan khas sunda yang tersaji menjadi lebih menggoda. Inilah yang membedakan cafe ini dengan cafe lainnya.

Ikan Gurame adalah salah satu menu andalan di cafe ini. Ikan gurame dapat disajikan dengan cara digoreng tepung panir ala Thailand ditemani sambal Thailand, Gurame Pecak atau Gurame bakar. Selain ikan Gurame, da pula ikan Patin, Mas, Lele yang dapat dipilih untuk disajikan dengan cara dibakar, digoreng atau asam manis.

Jangan lupa untuk mencoba menu Bebek Peking Bumbu Bali Kacang Mede, dan Bebek Peking Kalasan. Menu seafood yang wajib dicoba adalah Udang Asam Manis dan Udang Telor Asin yang menjadi menu favorit pengunjung karena keunikan rasanya dan yang pasti harganya tidak berat dikantong. Menu yang tak kalah menariknya yaitu aneka Masakan Thailand, mulai dari Nasi Goreng Thailand (Ayam, Udang, Ebi), Tom Yum (Sop Ayam, Udang Thailand), Ayam Kacang Mede ala Thailand (Kai Phad Phed Mamuang) hingga panganan ringan ala Thailand yaitu Singkong Thailand (Munchium) dan berbagai minuman Thailand (Thailand Tea, Thailand Coffee. Cendol Mutiara Thailand). Jenis sayuran lain yang tersedia adalah Cah Kangkung, Cah Pok Coy, Pecel Semarang dan lalapan.

Suasana bersantap akan terasa menyegarkan karena Anda sapat bersantap di saung saung di tepi danau yang nyaman. Suasana Danau Pemancingan dengan nuansa taman yang asri akan menambah kepuasan pengunjung.

Berkunjung ke Godong Ijo bersama keluarga maupun para sahabat akan menjadi pengalaman wisata yang menyenangkan. Suasana yang asri, fasilitas yang lengkap, makanan yang lezat dan pelayanan yang ramah akan menjadikan tempat menjadi tempat favorit untuk bersantai.

    Harga makanan: Rp 8.000 - Rp. 55.000
    Harga minuman: Rp 3.000 - Rp 12.000
    Buka: Setiap hari
        Senin - Jum’at pukul 09.00 - 17.00 WIB
        Sabtu - Minggu / Hari Besar pukul 09.00 - 17.00 WIB
10.22 | 0 komentar

Categories

Blog Archives

Pengikut